SENYAPAN DAN SELIP LIDAH DEBAT PILKADA JAWA BARAT 2024: KAJIAN PSIKOLINGUISTIK PERSEPSI
Keywords:
Debat politik, persepsi masyarakat, psikolinguistik, selip lidah, senyapanAbstract
Fenomena komunikasi dalam debat politik sering kali mencerminkan dinamika psikologis dan linguistik yang kompleks. Salah satu bentuk gangguan dalam komunikasi lisan adalah munculnya senyapan (pause) dan selip lidah (slip of the tongue), yang dapat memengaruhi persepsi publik terhadap kompetensi dan kredibilitas tokoh politik. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk senyapan dan selip lidah yang muncul dalam debat publik calon kepala daerah Jawa Barat tahun 2024, serta menganalisis persepsi masyarakat terhadap gangguan kebahasaan tersebut. Pendekatan yang digunakan adalah psikolinguistik persepsi, dengan metode kualitatif dan dukungan data kuantitatif berupa analisis tayangan debat dan survei persepsi kepada sejumlah responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis senyapan yang paling dominan adalah senyapan terisi, seperti “e…” dan “em…”, yang sering muncul saat kandidat mengalami tekanan kognitif dalam menyusun argumen. Sementara itu, selip lidah yang ditemukan mencakup antisipasi, pertukaran fonem, dan kontaminasi leksikal. Persepsi masyarakat terhadap kedua fenomena ini bervariasi; sebagian menganggapnya sebagai hal wajar dalam situasi debat yang penuh tekanan, sementara yang lain menginterpretasikannya sebagai tanda ketidaksiapan atau kurangnya penguasaan materi. Kajian ini menunjukkan bahwa senyapan dan selip lidah tidak hanya mencerminkan proses mental dalam produksi ujaran, tetapi juga berperan dalam pembentukan citra politik. Temuan ini penting untuk dipertimbangkan dalam strategi komunikasi politik dan pelatihan public speaking bagi para kandidat.
Downloads
References
Aitchison, J. 2008. Linguistics: Teach Yourself. Chicago: Contemporary Books.
Chaer, A. 2012. Linguistik Umum. Jakarta: Rineka Cipta.
Etikasari, D., dkk. 2021. “Senyapan Tuturan Presiden Joko Widodo Dalam Wawancara Eksklusif di Kompas TV,” Semantika, Vol. 2(2):41-51. https://doi.org/10.46772/ semantika.v2i02.384.
Hadisaputra, J. S. 1995. Diskusi Yang Efektif. Cirebon : Kanisius.
Huriyah, N., dkk. 2024. “Senyapan dan Kilir Lidah dalam Pidato Luhut Binsar Pandjaitan Serta Rekomendasinya Sebagai Handout Materi Teks Pidato Kelas IX SMPN 94 Jakarta,” Wahana Pendidikan, 11(1), 189-204. http://dx.doi.org/10.25157/ jwp.v11i1.11468.
Indriati, E. 2011. Kesulitan Bicara dan Berbahasa pada Anak: Terapi dan Strategi Orang Tua. Jakarta: Prenada.
KBBI Daring. 2024. “Alat Ucap”. https://kbbi.web.id/alat, diakses 19 Desember 2024.
KBBI Daring. 2024. “Bahasa”. https://kbbi.web.id/bahasa, diakses 19 Desember 2024.
KBBI Daring. 2024. “Debat”. https://kbbi.web.id/debat, diakses 19 Desember 2024.
Kridalaksana, H. 2011. Kamus Linguistik Edisi Keempat. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Kurniawati, W. 2018. “Senyapan dalam Tuturan Berbahasa Indonesia: Studi Terhadap Tuturan pada “Debat Pilkada DKI 2017”,” Widyaparwa: Jurnal Ilmiah Kebahasaan dan Kesastraan, Vol. 46(1):75-80. https://doi.org/10.26499/wdprw.v46i1.165.
Kushartini, dkk. 2007. Pesona Bahasa: Langkah Awal Memahami Linguistik. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Munawaroh, S., dkk. 2022. ”Senyapan dan Selip Lidah dalam Acara Debat Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Karawang 2020,” Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, Vol. 4(2):2306-2315. https://doi.org/10.31004/edukatif.v4i2.2474.
Munawaroh, S., dkk. 2024. “Senyapan dan Kilir Lidah dalam Pidato Luhut Binsar Panjaitan pada Kanal Youtube dan Implikasi Sebagai Bahan Ajar Teks Pidato di SMP Kelas VIII,” Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Vol. 13(1):109-123. http://dx.doi.org/10.31000/lgrm.v13i1.11066.
Oktaviani, H., Asrumi, Setyari, A.D. 2019. Kemampuan Produksi Fonologis Bahasa Indonesia Anak Penyandang Down Syndrome di SDLB Banyuwangi. SEMIOTIKA: Jurnal Ilmu Sastra dan Linguistik, Vol. 20(1):67-77.
Rejeki, S. & Husna, N. F. 2023. “Perbandingan Hasil Analisis Krtitis gangguan Produksi Ujaran Kilir Lidah (Kajian Psikolinguistik)”. Hasta Wiyata, Vol. 6(1):12-17. 10.21776/ub.hastawiyata.2023.006.01.02.
Sabdaniyah, U., Wibisono, B., dan Asrumi. 2020. Ciri Fonologi Bahasa Anak Tunagrahita (Studi Kasus Dua Siswa SMP Yima Islamic School Bondowoso). Jurnal Bahasa Lingua Scientia. Vol. 12(1):1-30.
D. 1988. Pengantar Linguistik Umum. Diterjemahkan oleh Hidayat, R. S. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Syadaruddin, A., dkk. 2017. “Pemanfaatan Debat Kandidat untuk Menjual Gagasan dan Menunjukkan Kompetensi dalam Pilkada 2015 di Kabupaten Soppeng”. Kareba: Jurnal Ilmu Komunikasi, Vol. 6(2):271-276.
Tarigan, H. G. 2009. Pengajaran Gaya Bahasa. Bandung: Angkasa.
Tarigan, H.G. 2008. Membaca Sebagai Suatu Keterampilan Berbahasa. Bandung: Angkasa.
Utari, D. & Puspitasari, N. A. 2020. “Kesalahan Produksi Kalimat pada Lomba Debat Konstitusi Mahasiswa Tahun 2018,” Metamorfosa, Vol. 8(2):154-165. https://doi.org/10.46244/metamorfosa.v8i2.1065.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 JURNAL SEMIOTIKASEMIOTIKA has CC-BY-SA or an equivalent license as the optimal license for the publication, distribution, use, and reuse of scholarly work. Authors who publish with this journal retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
Attribution-ShareAlike
CC BY-SA






