Pantun Pulau Kaledupa Kabupaten Wakatobi sebagai media penguatan karakter generasi muda di era globalisasi
Keywords:
Pantun Kaledupa, pendidikan karakter generasiAbstract
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji nilai-nilai karakter Pulau Kaledupa, Kabupaten Wakatobi. Selain itu, mengkaji implementasi pantun Kaledupa sebagai media penguatan karakter generasi muda di era globalisasi. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, serta jenis penelitian lapangan (field research). Data penelitian berupa tuturan pantun yang mengandung nilai-nilai karakter. Sumber data adalah informan yang memiliki kompetensi tradisi berpantun yang ditentukan secara purposif (purposive sampling). Pengumpulan data dilakukan melalui tiga teknik utama, yaitu teknik simak, rekam, dan catat dengan instrumen utama peneliti sendiri (human instrument), alat tulis, alat perekam (audio). Analisis data menggunakan model analisis interaktif yang mencakup tiga tahap, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian, yaitu pantun Kaledupa mengandung nilai-nilai karakter meliputi keikhlasan, cinta tanah air (kampung halaman), saling menghargai, cinta sejati, dan religius. Pantun tidak hanya berfungsi sebagai karya estetis, tetapi juga sebagai media transmisi nilai budaya yang membentuk karakter individu dalam kehidupan sosial. Implementasi pantun Kaledupa sebagai media penguatan karakter generasi muda di era globalisasi dilakukan melalui tiga strategi utama, yaitu internalisasi, aktualisasi, dan integrasi nilai karakter. Internalisasi dilakukan melalui pemahaman dan penghayatan makna pantun; aktualisasi melalui praktik berpantun dalam interaksi sosial yang santun dan komunikatif; serta integrasi melalui pemanfaatan pantun dalam pembelajaran berbasis budaya lokal. Dapat disimpulkan bahwa Pantun Kaledupa tidak hanya berfungsi sebagai warisan budaya, tetapi juga sebagai media edukatif dan dakwah kultural yang efektif dalam memperkuat karakter generasi muda. Oleh karena itu, pelestarian dan integrasi pantun dalam pembelajaran formal maupun nonformal perlu terus dikembangkan sebagai strategi menghadapi dampak negatif globalisasi.
Downloads
References
Appadurai, A. (1996). Modernity at Large: Cultural Dimensions of Globalization. Minneapolis: University of Minnesota Press.
Arnett, J. J. (2002). The Psychology of Globalization. American Psychologist, 57(10), 774–783. https://doi.org/10.1037/0003-066X.57.10.774
Danandjaja, J. (2007). Folklor Indonesia: Ilmu Gosip, Dongeng, dan Lain-lain. Jakarta: Pustaka Utama Grafiti.
Giddens, A. (1990). The Consequences of Modernity. Stanford, CA: Stanford University Press.
Goleman, D. (1995). Emotional Intelligence: Why It Can Matter More Than IQ. New York: Bantam Books.
Koentjaraningrat. (2009). Pengantar Ilmu Antropologi (Edisi revisi). Jakarta: Rineka Cipta.
Lickona, T. (1991). Educating for Character: How Our Schools Can Teach Respect and Responsibility. New York: Bantam Books.
Lukács, G. (1971). The theory of The Novel: A Historico-Philosophical Essay on The Forms Of Great Epic Literature (A. Bostock, Trans.). MIT Press. (Original work published 1920)
Nurhayati, S. (2019). Pembelajaran Sastra Berbasis Karakter Dalam Meningkatkan Empati Siswa. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 8(2), 120–128. https://doi.org/10.26737/jpbsi.v8i2.1542
Purnama, R., Siregar, B., & Hutagalung, R. (2022). Nilai-nilai Pendidikan Karakter dalam Pantun Sebagai Media Pembelajaran. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 11(1), 45–56. https://doi.org/10.30743/bahastra.v11i1.5157
Purnama, W., et al. (2022). Analisis Nilai-Nilai Karakter dalam Pantun Untuk Pembelajaran Sekolah Dasar. Social, Humanities, and Educational Studies (SHES), 5(2). https://doi.org/10.20961/shes.v5i2.67229
Raudati, R., & Adisaputera, A. (2018). Nilai-nilai Edukatif Dalam Pantun Sebagai Pembentuk Karakter Sosial Masyarakat. Jurnal Bahasa dan Sastra, 12(2), 89–101. https://doi.org/10.24114/kjb.v12i2.10245
Suyitno. (2018a). Pemanfaatan Pantun Dalam Pembelajaran Karakter. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 10(2), 120–130. https://doi.org/10.26740/jpbs.v10n2.p120-130
Suyitno. (2018b). Pemanfaatan Pantun Sebagai Media Pendidikan Karakter Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 18(2), 123–134. https://doi.org/10.17509/bs_jpbsp.v18i2.15520
Tafsir, A. (2018). Pendidikan Karakter Religius Berbasis Kearifan Lokal Dalam Pembelajaran. Jurnal Pendidikan Islam, 7(2), 145–156. https://doi.org/10.15575/jpi.v7i2.3172
Taine, H. (1865). History of English Literature (Vols. 1–4). Hachette.
Vygotsky, L. S. (1978). Mind in Society: The Development Of Higher Psychological Processes. Cambridge, MA: Harvard University Press.
Wellek, R., & Warren, A. (2014). Theory Of Literature. New York: Harcourt Brace.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JURNAL SEMIOTIKASEMIOTIKA has CC-BY-SA or an equivalent license as the optimal license for the publication, distribution, use, and reuse of scholarly work. Authors who publish with this journal retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
Attribution-ShareAlike
CC BY-SA






