REPRESENTASI STRATIFIKASI SOSIAL DALAM NOVEL “ANAK-ANAK PANGARO” KARYA NUN URNOTO EL BANBARY
Keywords:
Anak-Anak Pangaro, Nun Urnoto El-Banbary, stratifikasi sosialAbstract
Seringkali antara kondisi masyarakat dan aspek-aspek pendukung kehidupan, terjadi ketimpangan stratifikasi sosial yang hanya terasa sesaat. Seperti pada novel “Anak-Anak Pangaro” yang menampilkan berbagai aspek kehidupan masyarakat Madura, termasuk stratifikasi sosial yang mempengaruhi interaksi antar warga. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah 1) Menjelaskan macam-macam stratifikasi sosial pada tokoh pendukung dalam novel “Anak-Anak Pangaro” dan 2) Menjelaskan representasi stratifikasi sosial pada masyarakat Madura dalam novel “Anak-Anak Pangaro”. Metode yang digunakan adalah deskriptif analitis. Hasil penelitian didapat bahwa 20 tokoh pada novel Anak-Anak Pangaro’ dengan stratifikasi sosial untuk kelas menengah kebawah terdapat 11 tokoh. Stratifikasi sosial untuk kelas menengah ke atas terdapat 6 tokoh, dan terdapat 3 tokoh yang tidak disebutkan kelas sosialnya karena tidak diceritakan secara eksplisit pada novel tersebut. Bentuk stratifikasi sosial setiap tokoh merupakan representasi dari stratifikasi sosial pada masyarakat Madura. Menurut www.kompasiana.com/ terdapat pembagian stratifikasi sosial masyarakat Madura terdiri dari Orang Kene’ terdapat 11 tokoh, Ponggaba terdiri dari 3 tokoh, dan Perjaji terdiri dari 3 tokoh. Sedangkan pada kelas masyarakat keagamaan terdiri dari Keyae terdapat 3 tokoh, Bindarah terdapat 2 tokoh, Santre terdapat 2 tokoh, dan Banne Santre terdapat 7 tokoh. Dengan adanya stratifikasi sosial menjadikan masyarakat mampu memahami karakteristik seseorang, baik perilaku maupun bentuk fisik yang dimiliki sehingga mampu berpengaruh dalam kehidupan bermasyarakat.
Downloads
References
Anjani, R., & Faznur, L. S. (2020). Stratifikasi sosial pada novel anak semua bangsa. DIALEKTIKA, 7(2). Diakses Juni 10, 2024. Retrieved from https://garuda.kemdikbud.go.id/documents/detail/2159875
Azzahra, R., & Nurholis, N. (2023). Representatif Kolonialisme dalam Novel Laskar Pelangi Karya Andrea Hirata: Pendekatan Sosiologi Sastra dan Teori Postkolonialisme. Suara Bahasa: Jurnal Bahasa dan Sastra, 1(02), 58-67. Diakses Juni 10, 2024. Retrieved from https://journal.eduartpia.id/index.php/suarabahasa/article/view/26
Fatmawati, G., & Rizal, M. S. (2023). Muatan Penyimpangan Sosial dalam Novel Seandainya Aku Boleh Memilih Karya Mira W: Kajian Sosiologi Sastra. Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 6(1), 191-204. DOI: https://doi.org/10.30872/diglosia.v6i1.587
Helmiani, J., & Saguni, S. S. (2021). Representasi Alam dan Manusia dalam Novel Anak-Anak Pangaro Karya Nun Urnoto El Banbary (Tinjauan Ekokritik). Indonesian Journal of Social and Educational Studies Vol, 2(2). DOI:
Lestaluhu, N. A., & Latupapua, F. E. (2021). Stratifikasi sosial dalam novel bumi manusia karya pramoedya ananta toer: pendekatan sosiologi sastra [social stratification in bumi manusia novel by pramoedya ananta toer: Literature Sociological Approach]. Totobuang, 9(1), 131-140. DOI: https://doi.org/10.26499/ttbng.v9i1.296
Razy, M. R. O. A., & Mahzuni, D. (2021). Sosial Ekonomi Masyarakat Madura Abad 19-20: Sebuah Kajian Ekologi Sejarah. Siginjai: Jurnal Sejarah, 1(2), 65-79. DOI: https://doi.org/10.22437/js.v1i2.16241
Siswanto, W. (2008). Pengantar Teori Sastra. Jakarta: Grasindo.
Sudaryanto. (1993). Metode dan aneka teknik analisis bahasa: Pengantar penelitian wahana kebudayaan secara linguistis. Duta Wacana University Press.
Sofia, G. A. ( 2015, 17 Juni). “Stratifikasi Sosial Masyarakat Madura”. Diakses Juni 8, 2024. [online]. Tersedia: https://www.kompasiana.com/gitaaidansofiana/54f94402a3331176178b495e/stratifikasi-sosial-masyarakat-madura
Utari, V., Mardian, M., & Wirawan, G. (2020). Stratifikasi Sosial Dalam Novel Negeri Di Ujung Tanduk Karya Tere Liye. Journal of Educational Review and Research, 2(2), 82-86. DOI: https://dx.doi.org/10.26737/jerr.v2i2.1997
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 JURNAL SEMIOTIKASEMIOTIKA has CC-BY-SA or an equivalent license as the optimal license for the publication, distribution, use, and reuse of scholarly work. Authors who publish with this journal retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
Attribution-ShareAlike
CC BY-SA






