JENIS-JENIS BILINGUALISME YANG TERJADI PADA MASYARAKAT TUTUR ETNIS JAWA DAN TIONGHOA
Keywords:
bahasa, bilingualisme, jenis bilingualisme, masyarakat tuturAbstract
Bilingualisme atau kedwibahasaan adalah kemampuan seorang penutur dalam menggunakan dua bahasa. Masyarakat Indonesia pada zaman sekarang sudah banyak yang mampu berkomunikasi menggunakan dua bahasa karena adanya kemampuan berbahasa daerah atau bahasa asing dan bahasa Indonesia. Kemampuan komunikasi penutur menggunakan lebih dari satu bahasa merupakan fenomena kebahasaan yang dapat dijadikan objek kajian yang menarik oleh peneliti. Penelitian ini akan berfokus pada jenis-jenis bilingualisme dengan memberikan contoh berupa tuturan yang bersumber dari lingkungan sekitar penutur. Data dari peristiwa tutur dalam berbagai ranah pada penelitian ini memperlihatkan bahwa dalam penggunaan dua bahasa yang digunakan dalam komunikasi pada masyarakat tutur Jawa dan keturunan Tionghoa diklasifikasikan pada jenis bilingualisme.
Downloads
References
Chaer, A., & Agustine, L. (2014). Sosiolinguistik Perkenalan Awal. Jakarta: Rineka Cipta.
Kridalaksana, Harimurti. (1993). Kamus Linguistik. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Samsuri. (1994). Analisis Bahasa : Memahami Bahasa secara Ilmiah. Jakarta: Airlangga.
Tarigan, Henry Guntur. (1988). Pengajaran Kedwibahasaan. Bandung: Angkasa.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 JURNAL SEMIOTIKASEMIOTIKA has CC-BY-SA or an equivalent license as the optimal license for the publication, distribution, use, and reuse of scholarly work. Authors who publish with this journal retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
Attribution-ShareAlike
CC BY-SA






