ANALISIS SEMIOTIKA PIERCE PADA TANDA MANDI DALAM KUMPULAN PUISI “SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUISI” KARYA JOKO PINURBO : DI SEBUAH MANDI, MEI, ANTAR AKU KE KAMAR MANDI, DI TENGAH PERJALANAN, DAN ATAU
Keywords:
mandi, puisi, semiotika PeirceAbstract
Sastra tidak berkembang dalam ruang hampa. Realitas memiliki pengaruh terhadap karya-karya yang dibuat oleh para pengarang. Puisi merupakan salah satu jenis sastra yang di dalamnya terdapat beberapa simbol filosofi dan keindahan. Dalam kumpulan puisinya yang berjudul Selamat Menunaikan Ibadah Puisi, penyair ternama Joko Pinurbo mendeskripsikan puisi sebagai kata-kata terindah dalam susunan terindah yang merupakan hasil imajinasi dalam lingkungan masyarakat maupun lingkungan penulisnya sendiri. Atas dasar ini pula mendorong penulis untuk melakukan penelitian secara mendalam terkait dengan beberapa puisi pilihan seperti: "Di Sebuah Mandi," "Mei," "Antar Aku ke Kamar Mandi," "Di Tengah Perjalanan", dan “Atau“ atas pertimbangan hendak mencari dan mengkaji temuan tanda “mandi“ menggunakan Semiotika Peirce. Puisi-puisi yang dipilih dalam kumpulan ini menggambarkan pengalaman manusia dalam berbagai konteks yang melibatkan tindakan mandi. Tanda "mandi" dalam puisi ini melambangkan pemurnian diri, persiapan, atau pencarian kesucian sebelum menghadapi situasi yang sulit atau konflik moral. Analisis semiotika Pierce yang berfokus pada ikon, indeks, dan simbol membantu dalam memahami bagaimana tanda-tanda ini merefleksikan pengalaman manusia dan menyampaikan makna yang mendalam. Artikel ini memberikan wawasan tentang penggunaan tanda "mandi" dalam puisi sebagai bentuk ekspresi dan pemaknaan dalam konteks karya sastra.
Downloads
References
Ambarani, & Umaya, N. (n.d.). semiotika, teori dan aplikasi pada karya sastra. IKIP PGRI Semarang Press.
Bimantoro, A. A., Putri, R. A., & Sary, M. P. 2021. Industri Media Budaya
Darma, S., Kom, S., Sahri, G., Hasibuan, A., Wirta, I. W., Silitonga, I. D., ... & Hasyim, M. 2022. Pengantar Teori Semiotika. Media Sains Indonesia.
Djajasudarma, F. 2006. Metode Linguistik–Ancangan Metode Penelitian dan Kajian. Bandung: PT Refika Aditama.
Hoed. Benny H. 2014. Benny H. Hoed 2014 - Semiotik & Dinamika Sosial Budaya (pp. 95–120).
Lantowa, J., Marahayu, N. M., & Khairussibyan, M. (2017). Semiotika: Teori, Metode, dan Penerapannya dalam Penelitian Sastra. Dee
Noth, W. 2006. Semiotik (cetakan pe). Airlangga University Press.
Pinurbo, J. 2016. Selamat Menunaikan Ibadah Puisi. 6(November), 211.
Populer : Analisis Semiotika Peirce Pada Drama Korea Start Up. Jurnal Ilmu Komunikasi, 7(1), 64–72. http://180.250.41.45/jsource/article/view/3013/2093
Ratna, N.K. 2004. Penelitian Sastra: Teori, Metode, dan Teknik Penelitian Sastra. Pustaka Pelajar. Yogyakarta
Sartini, N. W. 2007. Tinjauan teoritik tentang semiotik. Jurnal Unair: Masyarakat Kebudayaan Dan Politik, 20(1), 1-10.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 JURNAL SEMIOTIKASEMIOTIKA has CC-BY-SA or an equivalent license as the optimal license for the publication, distribution, use, and reuse of scholarly work. Authors who publish with this journal retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
Attribution-ShareAlike
CC BY-SA






